the world of volleyball

Pada tahun 1895, William C. Morgan, seorang direktur YMCA di Holyke, Massachusetts, menemukan sebuah permainan bernama mintonette dalam usahanya memenuhi keinginan para pengusaha lokal yang menganggap permainan bola basket terlalu menghabiskan tenaga dan kurang menyenangkan. Permainan ini cepat menarik perhatian karena hanya membutuhkan sedikit ketrampilan dasar, mudah dikuasai dalam jangka waktu latihan yang singkat, dan dapat dilakukan oleh pemain dengan berbagai tingkat kebugaran. Permainan aslinya dahulu menggunakan bola yang terbuat dari karet bagian dalam bola basket. Peraturan awalnya membebaskan berapa pun jumlah pemain dalam satu tim. Pada tahun 1896 nama permainan ini diubah oleh Alfred T. Halstead, yang setelah menyaksikan permainan ini, menganggap bahwa bola voli lebihsesuai menjadi nama permainan ini mengingat ciri permainan ini yang dimainkan dengan melambungkan bola sebelum bola tersebut menyentuh tanah (volleying).

Juara Eropa, Spanyol, meraih kemenangan pertama di turnamen bola voli putra Piala Dunia tahun ini ketika mereka mengalahkan juara Amerika Utara, Amerika Serikat, Selasa (20/11). Dengan Israel Rodriguez mencetak 19 angka dan Guillermo Falasca 18 poin, Spanyol meraih kemenangan 21-25 25-20 27-25 25-20 di Matsumoto, sebelah barat Tokyo.

“Kami semakin lebih baik, blok dan servis mulai berhasil. Pada saat servisnya bagus, bloknya menjadi bagus juga,” kata pelatih Spanyol, Marcelo Mendez dari Argentina.

Amerika, yang mengejutkan juara dunia, Brasil, pada hari pembukaan, terus berjuang sehubungan dengan kekalahan mereka secara mengejutkan atas Puerto Rico, Senin, dan kekalahan itu merupakan kekalahan pertama mereka dalam 30 tahun atas saingan dari benua tersebut.

“Kami turun dengan fokus dan energi yang lebih baik, tetapi sayang kami tidak tampil di pertandingan pada tingkat untuk mengalahkan tim-tim seperti Spanyol,” kata kapten Amerika, Thomas Hoff.

“Kami harus memperhatikan pengalaman masa lampau untuk pertandingan ini. Kami masih menghadapi banyak pertandingan dan kami perlu terus bermain bola voli yang baik,” katanya.

Pelatih AS, Hugh McCutcheon, mengatakan tim asuhannya perlu mengevaluasi cara kerjasama.

“Kami akan punya waktu istirahat sehari besok, jadi kami harap bisa mengembalikan segala sesuatunya di babak kedua,” katanya.

Tiga tim teratas dalam turnamen 12 tim yang bertanding setengah kompetisi itu akan lolos ke Olimpiade Beijing tahun depan.

Setelah masing-masing melakukan tiga pertandingan, peraih medali perunggu Olimpiade Athena, Rusia dan peraih medali perunggu dunia, Bulgaria, tetap tak terkalahkan.

Dalam pertandingan lainnya, Selasa, Rusia, yang juga pemenang Piala Dunia 1999, menundukkan Tunisia 22-25 25-15 25-12 25-16 di Saitama, sementara Bulgaria mengalahkan Puerto Rico 19-25 25-18 27-25 25-17 di Matsumoto.

Peraih medali perak Amerika Selatan, Argentina mengalahkan peraih medali perunggu Asia, Korea Selatan, 26-24 25-22 25-20.

Juara dunia Brasil mengalahkan perebut medali perunggu kejuaraan dunia Bulgaria dalam pertandingan tiga set, Jumat, pada kejuaraan bola voli putra Piala Dunia. Samuel Fuchs dan Gustavo Endres masing-masing mencetak 14 poin, sedang Andre Luiz da Nascimento dan Dange Guimaraes Amaral masing-masing mendapat 10 poin untuk memimpin Brasil merebut kemenangan 25-14, 25-21, 25-19 pada pertandingan yang digelar di Toyama.

Pelatih Brasil Bernardo Resende mengatakan timnya bisa meraih kemenangan dengan mudah karena Bulgaria kelelahan setelah sebelumnya dikalahkan Amerika Serikat pada pertandingan lima set Kamis.

“Kami dapat mengendalikan permainan dengan lebih baik dari biasanya. Kami masih mendapat tekanan namun kami bermain dengan sikap yang tepat, berusaha pada setiap bola,” kata Resende.

“Kini kami perlu memikirkan pertandingan berikutnya melawan Australia. Mereka tim yang sangat tinggi dan kami selalu bermasalah melawan tim yang tinggi-tinggi,” katanya.

Pelatih Bulgaria Martin Stoev mengatakan bahwa setelah dua kekalahan yang dialami timnya,” Kami harus berusaha melihat apa yang biasa kami lakukan berikutnya.”

“Kami harus berpikir turnamen dimulai kembali dan kami perlu bermain bagus hingga pertandingan terakhir,” katanya.

Pada pertandingan lain di Toyama, Puerto Riko mengalahkan Spanyol 25-18, 25-22, 25-18.

Tiga tim terbaik dari kejuaraan setengah kompetisi 12 tim itu akan lolos ke Olimpiade Beijing tahun depan.

Sementara itu pada pertandingan di Hiroshima, peraih medali perunggu Asia Korea Selatan membukukan kemenangan pertama yang sudah lama dinantikan saat mereka mengalahkan Tunisia 25-17, 23-25, 21-25, 25-22, 15-9, sedang Argentina menundukkan juara Asia Australia 25-21, 21-25, 25-14, 25-23.

“Kami menang karena para pemain kami dapat mempertahankan konsentrasi mereka selama pertandingan itu dan para pemain kami memiliki gairah dan semangat bertarung yang lebih baik ketimbang tim Tunisia,” kata pelatih Korsel Yoo Jung-Tak.

Sementara itu pelatih Australia Russell Borgeaud mengatakan timnya tampil tidak stabil dalam turnamen tersebut.

“Kami kecewa kalah dalam pertandingan ini, namun barangkali, seperti juga Argentina, kami tim muda dengan beberapa pemain senior, pemain yang lebih tua,” kata Borgeaud.

“Argentina bermain sangat bagus dan dapat membalas serangan kami dan mengandalkan para pemain senior pada saat-saat kritis seperti (Marcos) Milinkovic dan (Guillermo) Garcia, yang bermain luar biasa,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: